
Sindrom Kaki Resah (Restless Leg Syndrome) menghantui banyak orang karena membuat susah tidur. Sindrom ini ditandai dengan keinginan tak tertahankan untuk menggerakkan badan terutama kaki. Dan kondisi ini paling parah saat penderitanya justru ingin tidur.
Sudah bermacam cara dicoba untuk mengobati sindrom ini. Mulai dari teknik relaksasi, mengurangi konsumsi kopi dan bahkan mengonsumsi obat-obatan seperti dopamin.
Lalu apa hubungannya dengan masturbasi?
Dalam edisi April 'Sleep Science', Prof Marin Luis dari Universitas Groningen, Belanda, memperlihatkan sebuah studi yang menunjukkan ejakulasi pada pria bisa membuat otak mereka memproduksi dopamin.
"Paralel antara ejakulasi dan suntikan heroin," hasil penelitian itu seperti dilansir kembali oleh News(dot)com.au.
Prof Luis menyatakan, penelitian ini membuat cara mengatasi Sindrom Kaki Resah menjadi lebih murah, hampir tanpa biaya dan efek samping. Penderitanya tinggal berhubungan seks dengan pasangannya atau bagi yang sendirian tentu tak punya pilihan lain bukan?
Deskripsi
Sindrom kaki resah adalah suatu kondisi di mana kaki merasa sangat tidak nyaman saat sedang duduk atau berbaring. Hal ini membuat penderita merasa seperti bangun dan bergerak. Bila melakukan gerakan, perasaan yang tidak menyenangkan tersebut sementara hilang.
Sindrom kaki resah dapat terjadi baik pria maupun wanita, dan dapat terjadi pada usia berapa pun dan tingkat keparahan meningkat seiring bertambahnya usia. Sindrom kaki resah dapat mengganggu tidur--mengakibatkan rasa kantuk di siang hari--dan membuat sulit berjalan.
Dalam banyak kasus, tidak diketahui penyebab sindrom kaki resah. Para peneliti menduga bahwa kondisi mungkin disebabkan ketidakseimbangan kimia otak dopamin. Zat kimia tersebut mengirimkan pesan untuk mengontrol gerakan otot.
Gejala
Penderita biasanya mengeluhkan sakit di betis, paha, kaki atau lengan. Keluhan itu antara lain:
* kesemutan
* betis pegal
* sakit
* sensasi panas pada kaki
Perawatan
Kadang-kadang, mengobati kondisi yang mendasari, seperti kekurangan zat besi atau neuropati perifer, sangat meringankan gejala sindrom kaki resah.
Deskripsi
Sindrom kaki resah adalah suatu kondisi di mana kaki merasa sangat tidak nyaman saat sedang duduk atau berbaring. Hal ini membuat penderita merasa seperti bangun dan bergerak. Bila melakukan gerakan, perasaan yang tidak menyenangkan tersebut sementara hilang.
Sindrom kaki resah dapat terjadi baik pria maupun wanita, dan dapat terjadi pada usia berapa pun dan tingkat keparahan meningkat seiring bertambahnya usia. Sindrom kaki resah dapat mengganggu tidur--mengakibatkan rasa kantuk di siang hari--dan membuat sulit berjalan.
Dalam banyak kasus, tidak diketahui penyebab sindrom kaki resah. Para peneliti menduga bahwa kondisi mungkin disebabkan ketidakseimbangan kimia otak dopamin. Zat kimia tersebut mengirimkan pesan untuk mengontrol gerakan otot.
Gejala
Penderita biasanya mengeluhkan sakit di betis, paha, kaki atau lengan. Keluhan itu antara lain:
* kesemutan
* betis pegal
* sakit
* sensasi panas pada kaki
Perawatan
Kadang-kadang, mengobati kondisi yang mendasari, seperti kekurangan zat besi atau neuropati perifer, sangat meringankan gejala sindrom kaki resah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar